Liputan6.com, Jakarta - Doa merupakan ibadah yang mulia dan menjadi perisai bagi setiap muslim dalam menjalani kehidupan. Sebagai orang tua, berdoa untuk anak sesuai sunnah adalah bentuk kasih sayang sekaligus ikhtiar spiritual yang sangat dianjurkan dalam Islam.
Doa untuk anak sesuai sunnah mencakup permohonan agar anak tumbuh menjadi pribadi yang saleh, sehat, berakhlak mulia, dan mendapat keberkahan hidup.
Sebagaimana disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan Abu Dawud, "Tiga doa mustajab yang tidak diragukan lagi, yaitu doa kedua orang tua, doa orang yang bepergian (safar), dan doa orang yang dizalimi."
Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Senin (04/08/2025).
Doa untuk Anak Sesuai Sunnah
Berikut adalah kumpulan doa untuk anak yang sesuai dengan tuntunan sunnah Rasulullah SAW dan para nabi, lengkap dengan bacaan Arab, Latin, dan terjemahannya:
1. Doa Agar Anak Menjadi Saleh dan Salehah
رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ
Rabbi hab lii minash-shaalihiin
Artinya: "Ya Rabb-ku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh." (QS. Ash-Shaffaat: 100)
2. Doa untuk Keturunan yang Menjadi Penyejuk Hati
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Rabbanaa hab lanaa min azwaajiinaa wa dzurriyyaatinaa qurrata a'yun waj'alnaa lil muttaqiina imaamaa
Artinya: "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyejuk mata dan hati kami, dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa." (QS. Al-Furqan: 74)
3. Doa untuk Anak yang Baru Lahir
أُعِيْذُهُ بِالوَاحِدِ الصَّمَدِ مِنْ شَرِّ كُلِّ ذِى حَسَدٍ
A'uudzuhu (haa) bilwaahidish shamadi min syarri kulli dzii hasadin
Artinya: "Ya Allah Yang Maha Esa, tempat semua orang meminta, aku mohon perlindungan-Mu untuk anakku dari segala kejahatan orang yang dengki."
4. Doa Agar Anak Mendirikan Shalat
رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ
Rabbi aj'alnii muqiimash-shalaati wa min dzurriyyatii rabbanaa wa taqabbal du'aa
Artinya: "Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat. Ya Tuhan kami, kabulkanlah doaku." (QS. Ibrahim: 40)
5. Doa untuk Kesehatan Anak
اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ مُذْهِبَ الْبَاسِ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِى لاَ شَافِىَ إِلاَّ أَنْتَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا
Allahumma rabban naas mudzhibal ba'si isyfi antasy-syaafii laa syaafiya illaa anta syifaa'an laa yughaadiru saqaman
Artinya: "Ya Allah, Tuhan seluruh manusia, yang menghilangkan penyakit. Berikanlah kesembuhan, karena Engkau adalah penyembuh. Tidak ada yang mampu menyembuhkan kecuali Engkau dengan kesembuhan yang tidak menyisakan penyakit."
6. Doa Agar Anak Patuh dan Berbakti
اَللَّهُمَّ بَارِكْ لِي فِي أَوْلَادِي وَلَا تَضُرَّهُمْ وَوَفِّقْهُمْ لِطَاعَتِكَ وَارْزُقْنِي بِرَّهُمْ
Allahumma baarik lii fii auladi wa laa tadhurrahum wa waffiqhum li thaa'atika warzuqnii birrahum
Artinya: "Ya Allah, berilah berkah untukku pada anak-anakku, janganlah Engkau timpakan bahaya kepada mereka, berilah mereka taufik untuk taat kepada-Mu dan karuniakanlah kepadaku kebaktian mereka."
7. Doa untuk Kecerdasan dan Pemahaman Agama
اَللَّهُمَّ فَقِّهْهُ فِى الدِّيْنِ وَعَلِّمْهُ التَّأْوِيْلَ
Allahumma faqqihhu fid-diini wa 'allimhut-ta'wiil
Artinya: "Ya Allah, berikanlah pemahaman agama kepadanya dan ajarkanlah dia takwil (tafsir ayat-ayat Al-Qur'an)."
8. Doa untuk Kelancaran Berbicara
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّن لِّسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي
Rabbisyrah lii shadrii wa yassir lii amrii wahlul 'uqdatan min lisaanii yafqahuu qaulii
Artinya: "Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan lidahku supaya mereka mengerti perkataanku." (QS. Thaha: 25-28)
9. Doa Agar Anak Menjadi Hafidz Al-Qur'an
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ أَوْلَادَنَا أَوْلَادًا صَالِحِيْنَ حَافِظِيْنَ لِلْقُرْآنِ وَالسُّنَّةِ فُقَهَاءَ فِى الدِّيْنِ مُبَارَكًا حَيَاتُهُمْ فِى الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ
Allahummaj'al aulaadanaa aulaadan shaalihiina haafidhiina lil-qur'aani was-sunnati fuqahaa'a fid-diini mubaarakan hayaatuhum fid-dunyaa wal-aakhirah
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah anak-anak kami anak yang saleh, penghafal Al-Qur'an dan Sunnah, faqih dalam agama, diberkahi kehidupannya di dunia dan akhirat."
10. Doa untuk Perlindungan dari Syaitan
وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الْأَصْنَامَ
Wajnubnii wa baniyya an na'budal-ashnam
Artinya: "Dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku dari menyembah berhala." (QS. Ibrahim: 35)
Dikutip dari buku Indahnya Pernikahan dan Rumahku, Surgaku oleh Ade Saroni dan Kitab Doa Mustajab karya Ustadz Amrin Ali Al-Kasya, doa-doa tersebut merupakan warisan spiritual yang sangat berharga untuk diamalkan setiap orang tua.
Keutamaan Doa Orang Tua untuk Anak
Doa orang tua memiliki kedudukan istimewa dalam Islam karena beberapa keutamaan yang luar biasa. Rasulullah SAW menegaskan bahwa doa orang tua termasuk dalam kategori doa yang mustajab dan hampir pasti dikabulkan Allah SWT. Keutamaan ini menjadikan tanggung jawab orang tua semakin besar untuk senantiasa memanjatkan doa kebaikan bagi anak-anaknya.
1. Doa orang tua merupakan salah satu dari tiga doa yang pasti dikabulkan Allah SWT
Pertama, doa orang tua merupakan salah satu dari tiga doa yang pasti dikabulkan Allah SWT. Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan Abu Dawud yang menyebutkan bahwa doa orang tua, doa musafir, dan doa orang yang dizalimi adalah doa-doa mustajab. Kedudukan istimewa ini menunjukkan betapa besar pengaruh doa orang tua dalam kehidupan anak.
2. Doa orang tua dapat mengubah takdir dan nasib anak
Kedua, doa orang tua dapat mengubah takdir dan nasib anak. Melalui doa yang tulus dan khusyuk, orang tua dapat memohon kepada Allah agar anak-anak mereka dijauhkan dari berbagai macam bahaya dan diberikan jalan yang terbaik dalam hidup. Hal ini sejalan dengan hadis yang menyebutkan bahwa doa dapat menolak bala' dan mengubah keadaan.
3. Doa orang tua menjadi perlindungan spiritual bagi anak
Ketiga, doa orang tua menjadi perlindungan spiritual bagi anak sepanjang masa. Bahkan ketika orang tua telah meninggal dunia, doa-doa yang pernah dipanjatkan untuk anak akan terus memberikan berkah dan perlindungan. Melansir dari Muslim.or.id, praktik ini telah dicontohkan oleh para nabi dan orang saleh sepanjang sejarah.
4. Doa orang tua dapat menjadi sebab utama kesuksesan
Keempat, doa orang tua dapat menjadi sebab utama kesuksesan dan keberkahan hidup anak. Banyak kisah nyata yang menunjukkan bahwa anak-anak yang senantiasa didoakan orang tuanya cenderung lebih mudah meraih kesuksesan dan terhindar dari berbagai masalah besar dalam hidup.
Dampak Psikologis Doa bagi Perkembangan Anak
Praktik berdoa untuk anak tidak hanya memberikan manfaat spiritual, tetapi juga memiliki dampak psikologis yang positif bagi perkembangan mental dan emosional anak. Penelitian modern menunjukkan bahwa anak-anak yang dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang rajin berdoa cenderung memiliki kesehatan mental yang lebih baik.
1. Tumbuhnya rasa aman dan percaya diri
Dampak pertama adalah tumbuhnya rasa aman dan percaya diri pada anak. Ketika anak mengetahui bahwa orang tuanya senantiasa mendoakan kebaikan untuknya, hal ini menciptakan perasaan dicintai dan dilindungi. Perasaan ini menjadi fondasi kuat untuk membangun kepercayaan diri dan kemampuan menghadapi tantangan hidup.
2. Berkembangnya kecerdasan spiritual anak
Dampak kedua adalah berkembangnya kecerdasan spiritual anak. Melalui doa-doa yang dipanjatkan orang tua, anak secara tidak langsung belajar tentang nilai-nilai kehidupan yang luhur seperti kebaikan, kejujuran, dan ketakwaan. Hal ini membantu pembentukan karakter dan moral anak sejak usia dini.
3. Terciptanya ikatan emosional yang kuat
Dampak ketiga adalah terciptanya ikatan emosional yang kuat antara orang tua dan anak. Kegiatan berdoa bersama menjadi momen quality time yang sangat berharga untuk memperkuat hubungan keluarga. Anak akan merasa lebih dekat dengan orang tua dan lebih terbuka dalam berkomunikasi.
4. Terbentuknya pola pikir yang positif
Melansir dari Arrohmahbogor.sch.id, dampak keempat adalah terbentuknya pola pikir yang positif dan optimis pada anak. Doa mengajarkan anak untuk selalu berharap kepada Allah dan tidak mudah putus asa ketika menghadapi masalah. Sikap mental ini sangat penting untuk kesuksesan anak di masa depan.
Daftar Sumber
- Indahnya Pernikahan dan Rumahku, Surgaku oleh Ade Saroni
- Kitab Doa Mustajab karya Ustadz Amrin Ali Al-Kasya
- Doa-doa Mustajab Orang Tua untuk Anaknya oleh Aulia Fadhil
- Muslim.or.id
- Arrohmahbogor.sch.id
- Kemenag.go.id
- Jurnal Al-Ulum Volume 11 Nomor 1 Juni 2011 - Doa dalam Perspektif Al-Qur'an oleh Mursalim
- Jurnal Komunikasi Islam dan Kehumasan (JKPI) Vol. 6 No. 1, 2022 - Konsep Doa dalam Perspektif Islam
FAQ
1. Apakah doa orang tua pasti dikabulkan Allah?
Berdasarkan hadis sahih, doa orang tua termasuk dalam kategori doa mustajab yang hampir pasti dikabulkan Allah. Namun, pengabulan doa bisa dalam bentuk langsung sesuai permintaan, diganti dengan yang lebih baik, atau ditunda hingga akhirat. Yang terpenting adalah orang tua berdoa dengan tulus dan mengikuti adab-adab yang benar.
2. Kapan waktu terbaik untuk mendoakan anak?
Waktu-waktu mustajab untuk berdoa antara lain sepertiga malam terakhir, ketika sujud dalam shalat, antara maghrib dan isya (terutama hari Jumat), saat turun hujan, dan setelah shalat fardhu. Namun, doa dapat dipanjatkan kapan saja karena pintu rahmat Allah selalu terbuka bagi hamba-Nya.
3. Bagaimana cara mengajarkan anak berdoa sejak kecil?
Mulailah dengan doa-doa sederhana yang mudah dihafal, berikan contoh konsisten, jelaskan makna doa dengan bahasa yang mudah dipahami anak, dan ciptakan suasana menyenangkan saat berdoa. Yang terpenting adalah kesabaran dan konsistensi orang tua dalam proses pembelajaran.
4. Apakah boleh berdoa untuk anak dengan bahasa selain Arab?
Boleh berdoa dengan bahasa apapun karena Allah memahami semua bahasa. Namun, menggunakan doa-doa yang diajarkan Rasulullah dalam bahasa Arab memiliki keutamaan tersendiri karena merupakan doa pilihan yang telah terbukti keberkahan dan khasiatnya.
5. Apa yang harus dilakukan jika merasa doa belum dikabulkan?
Teruslah berdoa dengan sabar dan tawakal kepada Allah. Ingatlah bahwa pengabulan doa memiliki tiga bentuk: dikabulkan sesuai permintaan, diganti dengan yang lebih baik, atau ditunda hingga akhirat. Evaluasi juga apakah doa sudah dipanjatkan dengan adab yang benar dan disertai amal saleh.
Berdoa yang benar menurut sunnah dimulai dengan memuji Allah dan bershalawat kepada Rasulullah, gunakan suara lembut dan khusyuk, berdoa hanya kepada Allah, berdoa dengan keyakinan penuh, dan akhiri dengan memuji Allah dan bershalawat. Hindari berdoa dengan berteriak atau meminta hal-hal yang diharamkan.
7. Apakah ada doa khusus untuk anak yang sedang sakit?
Ya, terdapat doa khusus untuk kesehatan anak seperti yang disebutkan dalam artikel ini. Selain itu, orang tua juga dapat membacakan ruqyah (ayat-ayat Al-Qur'an) untuk penyembuhan sambil terus berusaha dengan pengobatan medis. Kombinasi doa, ruqyah, dan ikhtiar medis merupakan pendekatan yang dianjurkan Islam.