Doa Barang Hilang Agar Bisa Segera Ditemukan, Arab, Latin, dan Terjemah

1 week ago 9

Liputan6.com, Jakarta Doa barang hilang menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual yang dapat membantu menenangkan hati dan pikiran saat menghadapi situasi kehilangan. Umat muslim diajarkan untuk selalu memohon pertolongan kepada Allah SWT dalam setiap kesulitan, termasuk ketika mencari barang yang hilang.

Kehilangan barang merupakan pengalaman yang pasti pernah dialami oleh setiap orang dalam kehidupan sehari-hari. Situasi ini kerap membuat seseorang merasa gusar, khawatir, bahkan panik terutama jika barang yang hilang memiliki nilai penting atau berharga.

Mengutip dari buku 101 Doa Anak Saleh karya Tim Darul Ilmi (2009), doa barang hilang merupakan bacaan khusus yang dapat diamalkan untuk meminta pertolongan Allah dalam menemukan kembali barang yang telah hilang. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Kamis (21/8/2025).

Doa Utama untuk Barang Hilang (Arab, Latin, dan Terjemah)

Doa barang hilang yang paling utama dan sering diamalkan umat Islam memiliki bacaan yang mudah dihafalkan dan penuh makna. Doa ini dapat dibaca kapan saja ketika seseorang kehilangan barang, baik sebelum mencari maupun setelah melakukan usaha pencarian.

Bacaan Arab: اَللّٰهُمَّ يَارِبِّ الضَّآلَّةِ وَيَاهَادِيًا مِنَ الضَّلاَلَةِ رُدَّ ضَآ لَّتِىْ

Bacaan Latin: Allahumma ya robbadh dhoollati wa yaa haadiyah minadh dholaalati rudda dhoollatii

Terjemah: "Ya Allah, Tuhan dari sesuatu yang hilang, ya Tuhan yang memberikan petunjuk dari kesesatan, kembalikanlah barangku yang hilang."

Doa ini mengandung makna yang mendalam dimana seorang muslim mengakui bahwa Allah SWT adalah Tuhan yang menguasai segala sesuatu, termasuk barang hilang. Dengan membaca doa ini, seseorang menunjukkan keimanan dan ketawakalannya kepada Allah.

Doa ini bisa dibaca ketika akan berusaha mencari barang yang hilang atau bahkan setelah melakukan usaha pencarian. Yang terpenting adalah usaha dan doa harus selalu beriringan dalam setiap ikhtiar yang dilakukan.

Doa Alternatif untuk Menemukan Barang Hilang

Selain doa utama, terdapat beberapa doa barang hilang alternatif yang dapat diamalkan umat Islam ketika menghadapi situasi kehilangan barang. Doa-doa ini memiliki redaksi yang berbeda namun memiliki tujuan yang sama, yaitu memohon pertolongan Allah SWT.

1. Doa Pertemuan dengan Barang Hilang

Bacaan Arab: اَللّٰهُمَّ يَا جَامِعَ النَّاسِ لِيَوْمٍ لَا رَيْبَ فِيْهِ، اِجْمَعْ بَيْنِيْ وَبَيْنَ ضَالَّتِيْ فِيْ خَيْرٍ وَعَافِيَةٍ

Bacaan Latin: Allahumma yaa jaami'an naasi liyaumil laa raiba fiih, ijma' bainii wa baina dhallatii fii khairiw wa 'aafiyah

Terjemah: "Ya Allah, Tuhan yang mengumpulkan seluruh manusia di hari yang tiada ragu lagi padanya, pertemukanlah aku dan barangku yang hilang dengan kebaikan dan kesejahteraan."

2. Doa Ketika Tertimpa Musibah Kehilangan

Kehilangan barang terkadang terjadi karena musibah yang tidak terduga seperti bencana alam, pencurian, atau kecelakaan. Dalam situasi seperti ini, doa barang hilang dapat dikombinasikan dengan doa ketika tertimpa musibah untuk menenangkan hati dan meningkatkan ketawakalaan.

Bacaan Arab: اَلَّذِيْنَ اِذَآ اَصَابَتْهُمْ مُّصِيْبَةٌ ۗ قَالُوْٓا اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّآ اِلَيْهِ رٰجِعُوْنَۗ

Bacaan Latin: Allażīna iżā aṣābat-hum muṣībah, qālū innā lillāhi wa innā ilaihi rāji'ụn

Terjemah: "(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan 'Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji'ūn' (sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya hanya kepada-Nya kami akan kembali)."

Doa ini merupakan bacaan istirja yang sangat dianjurkan dalam Islam ketika menghadapi berbagai macam musibah, termasuk kehilangan barang. Dengan mengucapkan kalimat ini, seorang muslim menunjukkan penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah SWT dan meyakini bahwa segala sesuatu berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya.

Hikmah dan Manfaat Membaca Doa Barang Hilang

Membaca doa barang hilang tidak hanya bertujuan untuk menemukan kembali barang yang telah hilang, tetapi juga memiliki berbagai hikmah dan manfaat spiritual yang dapat dirasakan oleh seorang muslim. Hikmah-hikmah ini menjadi pelajaran berharga dalam kehidupan.

Pertama, doa ini mengajarkan ketawakalan kepada Allah SWT. Ketika seseorang kehilangan barang dan kemudian berdoa, ia belajar untuk menyerahkan segala urusannya kepada Allah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kedua, doa ini melatih kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi ujian hidup, karena kehilangan barang merupakan salah satu bentuk ujian dari Allah Swt.

Ketiga, dengan berdoa, seseorang akan merasa lebih tenang dan damai karena telah memasrahkan masalahnya kepada Allah. Keempat, doa ini mengajarkan bahwa usaha dan doa harus selalu beriringan dalam setiap ikhtiar yang dilakukan. Kelima, membaca doa barang hilang dapat memperkuat hubungan spiritual antara hamba dengan Tuhannya.

Melansir dari Kumpulan Doa Khusus Wanita karya Haq (2024), doa-doa dalam Islam termasuk doa barang hilang memiliki kekuatan spiritual yang dapat memberikan ketenangan batin dan mendekatkan diri kepada Allah, bahkan ketika barang yang dicari belum juga ditemukan.

Ikhtiar Lain Selain Berdoa

Selain membaca doa barang hilang, Islam juga mengajarkan pentingnya melakukan ikhtiar lahiriah dalam mencari barang yang hilang. Doa dan usaha harus berjalan beriringan karena Islam mengajarkan konsep "tawakal setelah ikhtiar" yang berarti menyerahkan hasil kepada Allah setelah berusaha maksimal.

Ikhtiar lahiriah yang dapat dilakukan antara lain: mencari secara sistematis di tempat-tempat yang mungkin, meminta bantuan keluarga atau teman untuk ikut mencari, mengumumkan kehilangan di tempat-tempat umum seperti masjid atau media sosial, melaporkan kepada pihak berwenang jika barang yang hilang bernilai tinggi, dan memeriksa kembali tempat-tempat yang telah dikunjungi.

Dalam konteks ikhtiar, Islam juga mengajarkan untuk bersikap bijaksana dan tidak berlebihan dalam mencari barang yang hilang. Jika sudah berusaha maksimal namun barang tidak ditemukan, hendaknya seorang muslim dapat menerima dengan ikhlas dan meyakini bahwa mungkin kehilangan tersebut mengandung hikmah dari Allah SWT.

Mengutip dari Ensiklopedia Fikih Indonesia 7: Muamalat karya Sarwat (2019), ajaran Islam tentang kehilangan barang tidak hanya fokus pada orang yang kehilangan, tetapi juga mengatur etika bagi orang yang menemukan barang hilang, yaitu kewajiban mengumumkan dan mengembalikan kepada pemiliknya.

Daftar Sumber

  • Tim Darul Ilmi. (2009). 101 Doa Anak Saleh. Jakarta: Darul Ilmi.
  • Sarwat, A. (2019). Ensiklopedia Fikih Indonesia 7: Muamalat. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
  • Haq, M. (2024). Kumpulan Doa Khusus Wanita. Surabaya: Pustaka Islamiyah.

FAQ

1. Kapan waktu terbaik untuk membaca doa barang hilang? Doa barang hilang dapat dibaca kapan saja, namun waktu mustajab seperti sepertiga malam terakhir dan setelah shalat lebih dianjurkan.

2. Apakah doa barang hilang selalu dikabulkan? Allah Swt mendengar semua doa, namun pengabulannya bisa dalam bentuk yang diminta, ditunda, atau diganti dengan yang lebih baik.

3. Bolehkah membaca doa barang hilang untuk orang lain? Boleh, bahkan dianjurkan untuk saling mendoakan dalam kebaikan termasuk membantu orang lain yang kehilangan barang.

4. Apakah harus berwudhu ketika membaca doa barang hilang? Meskipun tidak wajib, berwudhu sebelum berdoa sangat dianjurkan agar dalam keadaan suci.

5. Bagaimana jika barang tidak ditemukan setelah berdoa? Tetap bersabar dan yakin bahwa Allah memiliki hikmah terbaik, mungkin kehilangan tersebut melindungi dari hal yang lebih buruk.

6. Apakah perlu membaca doa dalam bahasa Arab? Lebih utama membaca dalam bahasa Arab, namun jika tidak bisa, boleh berdoa dengan bahasa yang dipahami dengan maksud yang sama.

7. Berapa kali sebaiknya membaca doa barang hilang? Tidak ada ketentuan pasti, yang terpenting adalah membaca dengan khusyuk dan yakin sambil terus berikhtiar mencari. 

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |