Liputan6.com, Jakarta Doa mendengar adzan merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Adzan sendiri adalah seruan mulia yang mengajak umat Muslim untuk segera menunaikan salat fardhu, menandakan masuknya waktu ibadah.
Mengutip buku Kamus Super Lengkap Istilah-Istilah Agama Islam oleh Abdul Aziz Masyuhuri (2018), adzan adalah seruan dari muadzin untuk mengumumkan waktu sholat kepada umat Muslim. Anjuran membaca doa adzan ini tertuang dalam hadis yang diriwayatkan oleh Jabir RA kepada Bukhari. Rasulullah SAW bersabda:
"Siapa saja yang berdoa ketika mendengar seruan adzan 'Allahumma rabba hadzihid dakwatit tammah, was shalatil qa'imah, ati muhammadanil wasilata wal fadhilah, wab'atshu maqamam mahmudanil ladzi wa'attah,' niscaya jatuhlah syafaatku padanya di hari kiamat." Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Jumat (1/8/2025).
Doa Mendengar Adzan: Arab, Latin, dan Terjemahan
Membaca doa setelah adzan adalah amalan yang sangat dianjurkan untuk setiap Muslim. Doa ini adalah bentuk pengakuan atas keesaan Allah dan permohonan syafaat bagi Nabi Muhammad SAW di hari kiamat.
Adapun bacaan doa setelah adzan yang diajarkan Rasulullah SAW adalah sebagai berikut:
اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ اِنَكَ لاَ تُخْلِفُ اْلمِيْعَاد
Allahumma rabba haadzihid da'watit taammah. Wash shalaatil qaa-imah. Aati muhammadal wasiilata wal fadhiilah, wab'atshu maqoomam mahmuudal ladzii wa'adtahu innaka la tukhliful mi'ad.
Artinya: "Ya Allah, Tuhan yang memiliki panggilan ini, yang sempurna dan memiliki sholat yang didirikan. Berilah Nabi Muhammad wasilah dan keutamaan, serta kemuliaan dan derajat yang tinggi, dan angkatlah dia ke tempat yang terpuji sebagaimana yang Engkau telah janjikan."
Doa Setelah Adzan dan Iqamah
Waktu antara adzan dan iqamah adalah salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa. Rasulullah SAW bersabda, "Doa tidak akan ditolak di antara adzan dan iqamah." (HR Abu Dawud, an-Nasa'i, dan at-Tirmidzi). Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk memanfaatkan waktu ini sebaik-baiknya untuk memanjatkan doa dan hajat.
Selain itu, setelah adzan berkumandang, umat Muslim juga disarankan untuk memperbanyak membaca sholawat sebagai bentuk penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. Salah satu bacaan sholawat yang umum diamalkan adalah:
أَللَّهُمَّ صَلَّ عَلَى سَيّدِنا مُحَمَّدُ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٌ
"Allahumma shalli 'ala sayyidina Muhammad wa 'ala ali sayyidina Muhammad."
Artinya: "Ya Allah tambahkanlah kemuliaan dan kesejahteraan kepada Nabi Muhammad dan atas keluarga Nabi Muhammad."
Untuk sholat rawatib ba'diyyah (setelah sholat fardhu), waktu setelah menyelesaikan sholat sunnah juga merupakan waktu yang baik untuk berdoa dan berdzikir, melanjutkan momentum spiritual yang telah terbangun.
Adab Saat Mendengar Adzan
Ketika adzan dikumandangkan, Islam mengajarkan beberapa adab yang sebaiknya diikuti oleh setiap Muslim. Adab ini penting untuk menunjukkan penghormatan terhadap panggilan Allah dan untuk mendapatkan keberkahan.
Salah satu adab utama adalah menjawab seruan adzan dengan mengucapkan kembali apa yang diucapkan oleh muadzin. Sebagaimana hadis Rasulullah yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Imam Muslim, "Jika kalian mendengar seruan adzan maka ucapkanlah seperti yang diucapkan muadzin."
Namun, ada pengecualian untuk lafaz 'Hayya 'alash sholaah' (mari sholat) dan 'Hayya 'alal falaah' (mari meraih kemenangan). Untuk kedua lafaz ini, bagi yang mendengarkan dianjurkan mengucapkan 'Laa haula walaa quwwata illa billah' (Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). Hal ini berdasarkan riwayat Muslim dari Umar RA.
Sangat dianjurkan untuk menghentikan segala aktivitas dan fokus mendengarkan adzan saat berkumandang. Hindari berbicara, mengobrol, atau melanjutkan rapat yang dapat mengalihkan perhatian dari panggilan suci ini. Dengan demikian, kita dapat menghayati makna adzan dan mempersiapkan diri untuk sholat.
Keutamaan Mendengar Adzan
Mendengarkan dan merespons adzan memiliki berbagai keutamaan besar dalam Islam, baik bagi yang mengumandangkan maupun yang mendengarkannya.
Adzan memiliki kekuatan untuk mengusir setan. Rasulullah SAW bersabda, "Apabila telah dikumandangkan (adzan) untuk shalat, maka setan lari hingga mengeIuarkan kentut sampai dia tidak mendengar lagi suara adzan." (HR Imam Bukhori). Ini menunjukkan betapa kuatnya seruan adzan dalam mengusir gangguan setan.
Suara adzan juga akan menjadi saksi kebaikan di hari kiamat. "Tidaklah suara adzan yang keras dari yang mengumandangkan adzan didengar oleh jin, manusia, segala sesuatu yang mendegarnya melainkan itu semua akan menjadi saksi pada hari kiamat." (HR Imam Bukhori).
Orang yang mendengarkan adzan sampai selesai kemudian membaca doa setelah adzan akan mendapatkan syafaat pada hari kiamat. "Barangsiapa yang berdoa setelah mendengar Adzan: Ya Allah, Rabb Pemilik seruan yang sempurna ini... Maka ia berhak mendapatkan syafaatku pada hari kiamat." (HR Imam Bukhori).
Selain itu, orang yang mendengarkan adzan dan menjawabnya dari hati terdalam akan Allah masukkan ke dalam surga. Sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, siapa pun yang menjawab adzan dengan sepenuh hati akan dimasukkan ke surga. Keutamaan-keutamaan ini menegaskan pentingnya menghargai dan merespons adzan dengan baik.
Sumber Informasi
- Kamus Super Lengkap Istilah-Istilah Agama Islam oleh Abdul Aziz Masyuhuri (2018)
- Hadis Riwayat Abu Dawud, an-Nasa'i, dan at-Tirmidzi
- Hadis Riwayat Imam Bukhori
- Hadis Riwayat Imam Muslim
- Al-Quran (QS. An-Nisa: 103)
FAQ
1. Apa doa yang dibaca setelah adzan?
Doa yang dibaca setelah adzan adalah "Allahumma rabba haadzihid da'watit taammah..."
2. Apa keutamaan membaca doa setelah adzan?
Keutamaannya adalah mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW di hari kiamat.
3. Kapan waktu yang mustajab untuk berdoa terkait adzan?
Waktu yang mustajab adalah antara adzan dan iqamah.
4. Apa adab yang dianjurkan saat mendengar adzan?
Dianjurkan menjawab seruan muadzin dan mengucapkan dzikir tertentu.
5. Apakah setan lari saat adzan berkumandang?
Ya, setan lari hingga mengeluarkan kentut saat adzan berkumandang.
6. Apakah perlu memahami makna doa setelah adzan?
Sangat dianjurkan untuk memahami maknanya agar ibadah lebih khusyuk.
7. Mengapa penting konsisten membaca doa setelah adzan?
Konsistensi mencerminkan ketaatan dan amalan yang dicintai Allah SWT.