Liputan6.com, Jakarta Surat Al Alaq 1‑19 merupakan salah satu surat pendek dalam Al‑Qur’an. Surat ini termasuk dalam golongan surat Makkiyah ke‑96, di mana ayat 1‑5 adalah wahyu pertama Nabi Muhammad SAW yang diturunkan pada 17 Ramadan 610 M di Gua Hira
Dalam surat Al Alaq 1‑19, Allah SWT memerintahkan untuk membaca dan menyebut nama Tuhan yang menciptakan manusia. Pesan utama adalah pentingnya ilmu dalam mendekatkan diri kepada Allah.
Surat ini terdiri dari 19 ayat yang mencakup penciptaan manusia, perintah membaca, ancaman bagi yang melarang salat, dan ajakan untuk sujud. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Kamis (31/7/2025).
Surat Al-Alaq Ayat 1-5
Merujuk dari laman Quran.com, bacaan surat Al Alaq ayat 1-19 dan artinya adalah sebagai berikut:
1. اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚ
Iqra` bismi rabbikallażī khalaq
Artinya: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan!”
2. خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍۚ
Khalaqal-insāna min 'alaq
Artinya: "Dia menciptakan manusia dari segumpal darah."
3. اِقْرَأْ وَرَبُّكَ الْاَكْرَمُۙ
Iqra` wa rabbukal-akram
Artinya: "Bacalah! Tuhanmulah Yang Mahamulia,"
4. الَّذِيْ عَلَّمَ بِالْقَلَمِۙ
Allażī 'allama bil-qalam
Artinya: “Yang mengajar (manusia) dengan pena."
5. عَلَّمَ الْاِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْۗ'
allamal-insāna mā lam ya'lam
Artinya: "Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya."
Surat Al-Alaq Ayat 6-10
6. كَلَّآ اِنَّ الْاِنْسَانَ لَيَطْغٰىٓ ۙ
Kallā innal-insāna layaṭgā
Artinya: "Sekali-kali tidak! Sesungguhnya manusia itu benar-benar melampaui batas"
7. اَنْ رَّاٰهُ اسْتَغْنٰىۗ
Ar ra`āhustagnā
Artinya: "Ketika melihat dirinya serba berkecukupan."
8. اِنَّ اِلٰى رَبِّكَ الرُّجْعٰىۗ
Inna ilā rabbikar-ruj'ā
Artinya: "Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmulah tempat kembali(-mu)."
9. اَرَاَيْتَ الَّذِيْ يَنْهٰىۙ
A ra`aitallażī yan-hā
Artinya: "Tahukah kamu tentang orang yang melarang"
10. عَبْدًا اِذَا صَلّٰىۗ'
abdan iżā ṣallā
Artinya: "Seorang hamba ketika dia melaksanakan salat?"
Surat Al-Alaq Ayat 11-15
11. اَرَاَيْتَ اِنْ كَانَ عَلَى الْهُدٰىٓۙ
A ra`aita ing kāna 'alal-hudā
Artinya: "Bagaimana pendapatmu kalau terbukti dia berada di dalam kebenaran”
12. اَوْ اَمَرَ بِالتَّقْوٰىۗ
Au amara bit-taqwā
Artinya: “Atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?"
13. اَرَاَيْتَ اِنْ كَذَّبَ وَتَوَلّٰىۗ
A ra`aita ing każżaba wa tawallā
Artinya: "Bagaimana pendapatmu kalau dia mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari keimanan)?"
14. اَلَمْ يَعْلَمْ بِاَنَّ اللّٰهَ يَرٰىۗ
A lam ya'lam bi`annallāha yarā
Artinya: "Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat (segala perbuatannya)?"
15. كَلَّا لَىِٕنْ لَّمْ يَنْتَهِ ەۙ لَنَسْفَعًاۢ بِالنَّاصِيَةِۙ
Kallā la`il lam yantahi lanasfa'am bin-nāṣiyah
Artinya: "Sekali-kali tidak! Sungguh, jika dia tidak berhenti (berbuat demikian), niscaya Kami tarik ubun-ubunnya (ke dalam neraka),"
Surat Al-Alaq Ayat 16-19
16. نَاصِيَةٍ كَاذِبَةٍ خَاطِئَةٍۚ
Nāṣiyating kāżibatin khāṭi`ah
Artinya: "(yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan (kebenaran) dan durhaka."
17. فَلْيَدْعُ نَادِيَهٗۙ
Falyad'u nādiyah
Artinya: "Biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya)."
18. سَنَدْعُ الزَّبَانِيَةَۙ
Sanad'uz-zabāniyah
Artinya: "Kelak Kami akan memanggil (Malaikat) Zabaniah (penyiksa orang-orang yang berdosa)."
19. كَلَّاۗ لَا تُطِعْهُ وَاسْجُدْ وَاقْتَرِبْ ۩
ࣖKallā, lā tuṭi'hu wasjud waqtarib
Artinya: "Sekali-kali tidak! Janganlah patuh kepadanya, (tetapi) sujud dan mendekatlah (kepada Allah)."
Makna Surat Al-Alaq
Seperti disebutkan di atas, jika surat Al-Alaq bermakna "segumpal darah". Surat ini mengandung pesan penting tentang penciptaan manusia dan perintah untuk membaca sebagai upaya mencari ilmu.
Allah SWT memerintahkan untuk membaca dengan menyebut nama-Nya sebagai Sang Pencipta yang menciptakan manusia dari segumpal darah, mengajarkan manusia dengan pena, dan memberikan kemampuan untuk belajar dan memahami ilmu yang sebelumnya tidak diketahui manusia.
Makna utama surat ini meliputi:
- Penciptaan manusia dari tahap awal berupa segumpal darah, menegaskan kekuasaan dan kebesaran Allah sebagai pencipta.
- Perintah membaca (Iqra’), yang bukan hanya membaca tulisan tetapi juga mempelajari, meneliti, dan mengamati dunia dengan kesadaran penuh akan adanya Allah sebagai sumber ilmu dan keberkahan.
- Penghargaan atas ilmu dan pengetahuan, bahwa manusia diajarkan untuk membaca, menulis, dan memahami ilmu sebagai bekal hidup dan ibadah kepada Allah.
- Pengingat akan kerendahan diri manusia, karena manusia diciptakan dari sesuatu yang sederhana, sehingga tidak sepatutnya sombong atau melampaui batas.
Surat ini menekankan bahwa pencapaian ilmu dan pengetahuan harus selalu dimulai dengan kesadaran dan pengakuan atas keagungan Allah sebagai Tuhan dan Pencipta segala sesuatu, serta menanamkan sikap bersyukur dan taat kepada-Nya.
Dengan demikian, surat Al-Alaq mengajarkan hikmah penciptaan manusia, pentingnya ilmu pengetahuan dan pendidikan, dan kewajiban spiritual untuk selalu mengingat dan bersandar pada Allah dalam setiap usaha belajar dan berbuat.
Daftar Sumber
- Encyclopedia Quran and Oxford University Press, tafsir makna ‘alaq dan konsep ilmu manusia
- Quran.com. Al-Alaq Ayat 1-19. https://quran.com/id/segumpal-darah
FAQ
1. Apa arti “Al‑Alaq”?
Segumpal darah atau yang melekat, merujuk tahap awal embrio.
2. Berapa jumlah ayat dalam surat ini?
Terdiri dari 19 ayat.
3. Mengapa disebut wahyu pertama?
Karena ayat 1‑5 adalah wahyu pertama turun kepada Nabi SAW.
4. Apa pesan utama surat ini?
Pentingnya membaca, ilmu, dan sujud mendekat kepada Allah.
5. Siapa yang disebut dalam ayat 9‑14 menghalangi salat?
Abu Jahl dan pendukungnya dari Quraisy.
6. Apa yang dimaksud dengan Zabaniyah?
Malaikat penyiksa orang berdosa di neraka.
7. Mengapa pena disebut dalam ayat 4?
Untuk menegaskan peran menulis dan ilmu dalam kebaikan manusia.