Tanda-Tanda Jawaban Shalat Istikharah Jodoh, Kenali Isyarat dari Allah SWT

5 days ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Banyak yang mencari tahu mengenai tanda-tanda jawaban shalat istikharah jodoh saat menghadapi kebimbangan dalam memilih pasangan hidup. Memahami isyarat dari Allah SWT setelah istikharah dapat memberikan ketenangan hati dan keyakinan dalam melangkah.

Muhammad Abu Ayyash menjelaskan dalam buku Keajaiban Shalat Istikharah, bahwa istikharah memiliki dua makna, yaitu meminta kebaikan dan meminta pilihan terbaik kepada Allah SWT.

Oleh karena itu, shalat istikharah menjadi sarana penting untuk mendapatkan bimbingan ilahi, terutama dalam urusan sepenting jodoh. Mengenali tanda-tanda jawaban shalat istikharah jodoh akan membantu seseorang membuat keputusan yang diridhai Allah.

Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Selasa (26/8/2025).

Tanda-Tanda Jawaban Shalat Istikharah Jodoh yang Utama

Setelah melaksanakan shalat istikharah, petunjuk dari Allah SWT dapat datang dalam berbagai bentuk. Penting untuk memahami bahwa tanda-tanda jawaban shalat istikharah jodoh tidak selalu berupa hal yang dramatis atau langsung terlihat, melainkan seringkali bersifat halus dan memerlukan kepekaan hati.

Dinukil dari buku Rahasia Terkabulnya Doa karya Wawan Susetya dan Ari Wardhani, setelah shalat istikharah biasanya ada kebiasaan yang dapat membuat Muslim mengetahui jawaban yang diberikan oleh Allah SWT.

Berikut adalah beberapa tanda yang sering disebutkan sebagai petunjuk setelah shalat istikharah:

Diberikan Kecenderungan untuk Memilih:

Salah satu tanda-tanda jawaban shalat istikharah jodoh yang paling umum adalah munculnya kecenderungan hati yang kuat terhadap salah satu pilihan. Setelah shalat, seseorang mungkin merasa lebih condong atau yakin pada satu calon dibandingkan yang lain, sehingga lebih mudah untuk menunjuk siapa yang akan menjadi calon jodohnya.

Kemantapan Hati:

Ini adalah tanda yang paling sering ditekankan oleh para ulama. Setelah shalat istikharah, Allah SWT akan menghilangkan kebimbangan dan memberikan kemantapan hati. Dengan demikian, hilang semua keraguan dan semakin mantap dalam membuat keputusan, seperti dijelaskan pundiamalhasanahumat.or.id.

Imam An Nawawi rahimahullah menjelaskan bahwa setelah istikharah, seseorang harus mengerjakan apa yang dirasa baik untuknya, dengan catatan ia harus benar-benar bebas dari kehendak pribadi.

Isyarat Melalui Mimpi (dengan Catatan):

Meskipun bukan satu-satunya atau tanda utama, terkadang petunjuk dapat datang melalui mimpi. Namun, mimpi ini biasanya bukan mimpi biasa atau khayalan, melainkan mimpi yang jelas dan disertai dengan kemantapan hati setelahnya. Jika mimpi tersebut meragukan atau membingungkan, itu mungkin bukan petunjuk istikharah.

Kemudahan atau Kesulitan dalam Urusan:

Petunjuk juga bisa datang dalam bentuk kemudahan atau kesulitan yang terjadi setelah istikharah. Jika pilihan yang diambil berjalan lancar, tanpa hambatan berarti, atau mendapat banyak dukungan, itu bisa menjadi tanda yang baik. Sebaliknya, jika muncul banyak kendala atau halangan, mungkin itu pertanda untuk mempertimbangkan kembali.

Pentingnya Kemantapan Hati dalam Istikharah

Kemantapan hati adalah aspek krusial dalam memahami tanda-tanda jawaban shalat istikharah jodoh. Ini bukan sekadar perasaan suka atau tidak suka, melainkan sebuah keyakinan batin yang diberikan oleh Allah SWT setelah seseorang berserah diri sepenuhnya kepada-Nya.

Kemantapan ini seringkali datang tanpa alasan yang jelas secara logis, namun memberikan ketenangan yang mendalam.

Imam An Nawawi rahimahullah menjelaskan bahwa setelah istikharah, seseorang harus mengerjakan apa yang dirasa baik untuknya, dengan catatan ia harus benar-benar bebas dari kehendak pribadi.

Ini berarti, sebelum shalat istikharah, seseorang tidak boleh memiliki preferensi yang kuat atau perasaan bahwa satu pilihan sudah pasti yang terbaik. Hal ini ditekankan dalam artikel Amrilla Fitroh di pundiamalhasanahumat.or.id.

Syaikh Wahbah Az Zuhaili rahimahullah dalam Fiqih Islam wa Adillatuhu juga menguatkan hal ini dengan mengutip riwayat Ibnu Sunni. Beliau menekankan pentingnya meminta petunjuk kepada Allah berkali-kali, dan kemudian memperhatikan pilihan mana yang pertama kali masuk ke dalam hati, karena di situlah letak kebaikan.

Dengan demikian, kemantapan hati adalah bentuk jawaban yang paling sering terjadi dan paling dapat diandalkan setelah shalat istikharah. Ini adalah indikator bahwa Allah telah membimbing hati seseorang menuju pilihan yang terbaik baginya.

Tata Cara Pelaksanaan Shalat Istikharah Jodoh

Melaksanakan shalat istikharah jodoh tidak jauh berbeda dengan shalat sunnah pada umumnya. Fokus utamanya adalah pada niat yang tulus dan doa yang dipanjatkan setelah shalat.

Abu Sakhi dalam Buku Praktis Panduan Sholat Wajib-Sunnah menjelaskan, shalat istikharah dilakukan dengan dua rakaat. Tata caranya sama dengan shalat Subuh, hanya niatnya saja yang berlainan dan tanpa doa qunut.

Berikut adalah langkah-langkah tata cara shalat istikharah jodoh:

  1. Membaca Niat: Niat shalat istikharah diucapkan dalam hati sebelum memulai shalat. Lafadz niatnya adalah "Ushallii sunnatal istikhaarati rak'ataini lillaahi ta'aala" yang berarti "Aku niat sholat sunnah Istikharah dua rakaat karena Allah ta'ala."
  2. Takbiratul Ihram: Mengangkat kedua tangan sambil mengucapkan "Allahu Akbar" sebagai tanda dimulainya shalat.
  3. Membaca Doa Iftitah: Setelah takbiratul ihram, membaca doa iftitah sebagai doa pembukaan shalat.
  4. Membaca Surah Al-Fatihah: Seperti shalat pada umumnya, membaca surah Al-Fatihah pada setiap rakaat.
  5. Membaca Surah Pendek: Pada rakaat pertama, disarankan membaca surah Al-Kafirun. Pada rakaat kedua, disarankan membaca surah Al-Ikhlas.
  6. Rukuk dan Sujud: Melakukan gerakan rukuk dan sujud seperti shalat biasa, dengan tetap memusatkan niat untuk memohon petunjuk Allah.
  7. Duduk di Antara Dua Sujud: Setelah sujud pertama, duduk sejenak untuk merenung, lalu dilanjutkan dengan sujud kedua.
  8. Tahiyat Akhir dan Salam: Setelah selesai dengan sujud kedua pada rakaat terakhir, duduk untuk tahiyat akhir dan mengucapkan salam.

Doa Setelah Shalat Istikharah Jodoh

Doa setelah shalat istikharah adalah bagian yang sangat penting, karena di sinilah permohonan petunjuk disampaikan secara langsung kepada Allah SWT. Doa ini mencakup penyerahan diri sepenuhnya kepada kehendak Allah. Doa setelah salat istikharah sangat penting untuk memohon petunjuk secara langsung kepada Allah.

Berikut adalah bacaan doa istikharah yang dianjurkan:

اللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلَا أَقْدِرُ وَتَعْلَمُ وَلَا أَعْلَمُ وَأَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الْأَمْرَ خَيْرٌ لِي فِي دِينِيْ وَدُنْيَايَ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ وَعَـاجِلِهِ وَآجِـلِهِ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَبَارِكْ لِي فِيهِ ثُمَّ يَسِّرْهُ لِي وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الْأَمْرَ شَرٌّ لِي فِي دِينِيْ وَدُنْيَايَ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ عَاجِلِهِ وَآجِـلِهِ فَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاقْدُرْ لِي الْخَيْرَ أَيْنَـــمَا كَانَ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ وَ صَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Transliterasi: Allâhumma shalli wa sallim ‘alâ sayyidina muḫamamdin, Alḫamdulillâhi rabbil ‘âlamîn. Allâhumma innî astakhîruka bi ‘ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlika, fa innaka taqdiru wa lâ aqdiru, wa ta’lamu wa lâ a’lamu, wa anta ‘allâmul ghuyûb. Allahumma fa-in kunta ta’lamu hâdzal amra khairun lî fî dînî wa dun-yâya wa ‘âqibati amrî ‘âjilihi wa âjilihi faqdurhu lî wa bârik lî fîhi tsumma yassirhu lî. Wa in kunta ta’lamu anna hâdzal amra syarrun lî fî dînî wa dun-yâya wa ‘âqibati amrî ‘âjilihi wa âjilihi fashrifnî ‘anhu washrfhu ‘annî waqdur liyal khaira haitsu kâna ainamâ kânû innaka ‘alâ kulli syai-in qadîr. Wa shallallâhu ‘alâ sayyidina muḫamamdin, walḫamdulillâhi rabbil ‘âlamîn.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku beristikharah dengan pengetahuan-Mu, aku memohon kekuatan dengan kekuatan-Mu, aku meminta kepada-Mu dengan kemuliaan-Mu. Sesungguhnya Engkau yang menakdirkan sementara aku tidak mampu melakukannya. Engkau yang Maha Tahu, sedangkan aku tidak tahu. Engkaulah yang mengetahui perkara yang gaib. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara ini baik bagiku dalam bagi agamaku, kehidupanku, akhir urusanku, duniaku, dan akhiratku, maka takdirkanlah hal tersebut untukku. Mudahkanlah untukku dan berkahilah ia untukku. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara tersebut jelek bagi agama, kehidupan, akhir urusanku, diniaku, dan akhiratku, maka palingkanlah aku darinya dan palingkanlah dia dariku. Takdirkanlah yang terbaik untukku apa pun keadaannya. Sesungguhnya engkau Yang Maha Bisa atas segala sesuatu.”

Setelah membaca doa tersebut, sebutkan urusan atau pilihan yang ingin diputuskan, misalnya: "Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa menikah dengan (nama calon pasangan) adalah yang terbaik untukku, maka mudahkanlah urusan ini dan berkahilah aku dalam pernikahan ini." Doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca setelah melaksanakan shalat istikharah dengan khusyu'.

Memahami Petunjuk Allah Setelah Istikharah

Memahami petunjuk Allah setelah shalat istikharah memerlukan kepekaan dan tawakal. Petunjuk tidak selalu datang dalam bentuk yang eksplisit, melainkan seringkali melalui perubahan perasaan atau kemudahan dalam menjalani suatu pilihan.

Ini adalah bagian dari tanda-tanda jawaban shalat istikharah jodoh yang perlu diperhatikan.

  • Salah satu cara Allah memberikan petunjuk adalah melalui perasaan yang muncul setelah berdoa.

Jika seseorang merasa tenang, mantap, dan hatinya condong pada satu pilihan tertentu, itu bisa menjadi tanda bahwa pilihan tersebut baik menurut Allah. Sebaliknya, jika masih ada keraguan, kebingungan, atau perasaan tidak nyaman yang terus muncul, bisa jadi itu merupakan isyarat untuk mempertimbangkan kembali keputusan tersebut.

  • Selain perasaan hati, kemudahan atau kesulitan yang terjadi setelah istikharah juga bisa menjadi tanda dari Allah.

Jika pilihan yang diambil ternyata berjalan lancar, tanpa hambatan berarti, atau justru mendapat banyak dukungan dari keluarga dan orang terdekat, maka bisa jadi itu adalah jalan yang terbaik. Sebaliknya, jika muncul banyak kendala yang sulit diatasi atau ada hal-hal yang menghalangi, mungkin itu pertanda bahwa pilihan tersebut bukan yang terbaik.

  • Ada juga keyakinan bahwa petunjuk istikharah bisa datang melalui mimpi, tetapi hal ini bukan satu-satunya cara Allah memberikan jawaban.

Mimpi bisa menjadi petunjuk, namun tidak semua orang mendapatkannya, dan tidak semua mimpi memiliki makna yang jelas. Karena itu, lebih baik memperhatikan tanda-tanda lain yang muncul dalam kehidupan nyata, seperti perasaan yang semakin kuat terhadap suatu pilihan atau adanya kemudahan dalam menjalankan keputusan tersebut.

Selain itu, istikharah juga mengajarkan bahwa setelah memohon petunjuk, seseorang harus tetap bertawakal kepada Allah.

Daftar Sumber

  • Buku Praktis Panduan Sholat Wajib-Sunnah | Abu Sakhi
  • Keajaiban Shalat Istikharah | Muhammad Abu Ayyash
  • Rahasia Terkabulnya Doa | Wawan Susetya dan Ari Wardhani
  • pundiamalhasanahumat.or.id 

FAQ

1. Apa itu shalat istikharah?

Shalat sunnah dua rakaat untuk memohon petunjuk Allah SWT dalam mengambil keputusan penting, termasuk urusan jodoh.

2. Kapan sebaiknya melakukan shalat istikharah?

Dilakukan saat menghadapi kebimbangan dalam memilih, tanpa batasan waktu tertentu.

3. Apakah tanda jawaban istikharah selalu berupa mimpi?

Tidak selalu. Mimpi bisa menjadi isyarat, tapi tanda utama biasanya berupa ketenangan dan kemantapan hati.

4. Bagaimana tanda jawaban istikharah jodoh?

Umumnya berupa hati yang condong ke salah satu pilihan, rasa tenang, atau kemudahan dalam urusan yang dipilih.

5. Berapa rakaat shalat istikharah?

Dilakukan dua rakaat, sama seperti shalat sunnah lainnya, dengan doa khusus setelahnya.

6. Apakah boleh mengulang shalat istikharah?

Boleh, bahkan dianjurkan dilakukan berulang hingga merasa mantap dengan petunjuk Allah.

7. Bagaimana cara membedakan keinginan pribadi dengan jawaban istikharah?

Jawaban istikharah ditandai dengan ketenangan batin tanpa rasa ragu, berbeda dengan keinginan pribadi yang cenderung penuh dorongan emosional.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |