Liputan6.com, Jakarta - Dalam Islam, setiap aktivitas termasuk perjalanan memiliki tuntunan dan doa khusus yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Doa naik kendaraan udara merupakan amalan penting yang seharusnya diamalkan oleh setiap Muslim.
Doa perjalanan bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga bentuk tawakkal dan perlindungan spiritual.
Mengutip dari buku Ensiklopedia Doa Anak Muslim karya Tim Gema Insani, pada masa Rasulullah SAW, transportasi yang tersedia masih terbatas pada hewan seperti unta, kuda, atau keledai, namun prinsip berdoa sebelum memulai perjalanan tetap relevan hingga kini.
Konsep dasar ini kemudian dapat diaplikasikan pada semua jenis transportasi modern, termasuk pesawat terbang.
Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Kamis (28/8/2025).
Bacaan Doa Naik Kendaraan Udara: Arab, Latin, dan Artinya
Doa Utama untuk Transportasi Udara
Ketika akan naik pesawat atau kendaraan udara lainnya, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa khusus yang telah diajarkan dalam tradisi Islam. Doa ini memiliki makna mendalam tentang penyerahan diri kepada Allah SWT.
Bacaan Arab:
اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِعَنَّا بُعْدَهُ اَللّٰهُمَّ اَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِ وَالْخَلِيْفَةُ فِى الْاَهْلِ
Bacaan Latin: "Allaahumma hawwin 'alainaa safaranaa hadzaa wathwi 'annaa bu'dahu allaahumma anta ashshoohibu fissafari walkholiifatu fil-ahl."
Artinya: "Ya Allah, mudahkanlah kami dalam perjalanan ini dan dekatkanlah kejauhannya. Ya Allah, Engkau yang menemani dalam bepergian, dan Engkau pula yang melindungi keluarga."
Doa Umum untuk Semua Kendaraan
Selain doa khusus untuk perjalanan udara, terdapat doa umum yang berlaku untuk semua jenis transportasi sebagaimana yang diriwayatkan dalam hadis sahih:
Bacaan Arab:
سُبْحَانَ الَّذِىْ سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ وَاِنَّآ اِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْن
Bacaan Latin: "Subhaanalladzi sakhoro lana hadza wa ma kunna lahu muqrinin, wa innaa ilaa robbina lamunqolibuun."
Artinya: "Maha Suci Allah yang telah memudahkan kendaraan ini bagi kami dan kami tidak mampu menguasainya sendiri, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami."
Mengutip dari Kumpulan Dzikir dan Doa Shohih karya Anshari Taslim, doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca dengan penuh keyakinan dan keikhlasan, bertujuan mengharap ridha Allah SWT agar perjalanan diberkahi dan terhindar dari bahaya.
Hikmah dan Manfaat Membaca Doa Kendaraan Udara
1. Perlindungan Spiritual
Membaca doa sebelum perjalanan udara memberikan perlindungan spiritual yang tidak dapat diberikan oleh teknologi manapun. Ini merupakan bentuk tawakkal kepada Allah SWT.
2. Ketenangan Jiwa
Doa dapat memberikan ketenangan jiwa dan menghilangkan rasa cemas atau takut saat terbang, terutama bagi mereka yang memiliki ketakutan terhadap penerbangan.
3. Pengingat Akan Keterbatasan Manusia
Melalui doa, manusia diingatkan bahwa meskipun teknologi pesawat sangat canggih, kekuasaan tertinggi tetap berada di tangan Allah SWT.
4. Berkah dalam Perjalanan
Doa yang dibaca dengan ikhlas dapat mendatangkan berkah dalam perjalanan dan mempermudah urusan di tempat tujuan.
5. Menambah Keimanan
Aktivitas berdoa secara konsisten dapat meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Ketika Tiba di Tujuan
Setelah sampai di tujuan, dianjurkan membaca doa:
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِىْ سَلَّمَنِىْ وَالَّذِىْ آوَانِى وَالَّذِىْ جَمَعَ الشَّمْلَ بِىْ
"Alhamdulillahil ladzi sallamani wal ladzi awani wal ladzi jama'asy syamla bii"
Artinya: "Segala puji bagi Allah, yang telah menyelamatkan aku dan yang telah melindungiku dan yang mengumpulkanku dengan keluargaku."
Transportasi Udara dalam Perspektif Al-Qur'an
Isyarat Teknologi Transportasi Modern
Al-Qur'an memberikan isyarat tentang perkembangan teknologi transportasi melalui berbagai ayat. Meskipun transportasi udara tidak disebutkan secara eksplisit, terdapat indikasi tentang kemungkinan perjalanan udara.
Mengutip dari tesis Transportasi Perspektif Al-Qur'an oleh Ahmad Mubarak (UIN Alauddin Makassar, 2023), disebutkan bahwa QS. Saba'/34: 12 memberikan gambaran tentang Nabi Sulaiman yang dapat melakukan perjalanan dengan kecepatan luar biasa menggunakan angin.
Kisah Perjalanan Isra Mi'raj
Perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra Mi'raj menggunakan Buraq dapat dipahami sebagai bentuk transportasi udara yang menunjukkan kemungkinan perjalanan melalui udara dalam perspektif Islam.
Prinsip Universal Doa Perjalanan
Al-Qur'an mengajarkan prinsip universal bahwa setiap perjalanan harus dimulai dengan menyebut nama Allah, sebagaimana tertuang dalam QS. Hud/11: 41.
Shalat di Pesawat: Panduan Praktis
Jika waktu shalat tiba selama penerbangan, umat Islam tetap wajib melaksanakan shalat. Berikut panduan praktisnya:
-
Menentukan Arah Kiblat
Gunakan aplikasi kiblat yang dapat bekerja offline
Selama shalat, boleh mengikuti arah pesawat
-
Tata Cara Shalat di Pesawat
Shalat dapat dilakukan sambil duduk
Gerakan ruku' dan sujud cukup dengan isyarat kepala
Jika tidak memungkinkan berdiri, shalat duduk tetap sah
-
Kondisi Khusus
Jika pesawat mengalami turbulensi, utamakan keselamatan
Boleh menggabung shalat (jama') jika diperlukan
Tayammum dapat dilakukan jika tidak ada air
Mengutip dari Fikih Lalu Lintas Perspektif Peringkatan Norma dalam Islam yang diterbitkan dalam Jurnal Tarjih (2019), disebutkan bahwa Islam memberikan kemudahan dalam beribadah selama perjalanan.
Keamanan dan Keselamatan Penerbangan dalam Islam
Islam sangat menekankan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas. Dalam konteks penerbangan:
Mematuhi Prosedur Keselamatan
- Mendengarkan instruksi keselamatan dengan baik
- Menggunakan sabuk pengaman sesuai petunjuk
- Mematikan perangkat elektronik saat diminta
Bersiap Menghadapi Kondisi Darurat
- Mengetahui letak pintu darurat terdekat
- Memahami prosedur evakuasi
- Menjaga ketenangan dalam situasi sulit
Doa dalam Kondisi Bahaya
Jika mengalami kondisi bahaya selama penerbangan, dianjurkan membaca:
لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ، لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ
"Laa ilaaha illallahu wallahu akbar, laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lahu"
Daftar Sumber
- Tim Gema Insani, Ensiklopedia Doa Anak Muslim, Jakarta: Gema Insani, 2020
- Anshari Taslim, Kumpulan Dzikir dan Doa Shohih, Tuntunan Hidup 24 Jam, Surabaya: Pustaka Imam Syafi'i, 2019
- Ahmad Mubarak, "Transportasi Perspektif Al-Qur'an (Suatu Kajian Maudu'i)", Tesis S2 UIN Alauddin Makassar, 2023
- Ziyadul Muttaqin, "Fikih Lalu Lintas Perspektif Peringkatan Norma dalam Islam", Jurnal Tarjih, Vol. 16 No. 1, 2019
- Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an, Hewan Perspektif Al-Qur'an dan Sains, Jakarta: Kementerian Agama RI, 2020
- Abdul Qadir al-Rahbawi, al-Shalah 'ala al-Mazahib al-Arba'ah, terj. Nurdin Apud Sarbini, Jakarta: Akbar Media, 2017
FAQ
1. Apakah wajib membaca doa sebelum naik pesawat?
Membaca doa sebelum naik pesawat sangat dianjurkan dalam Islam sebagai bentuk tawakkal dan permohonan perlindungan kepada Allah SWT. Meskipun tidak wajib secara hukum, namun ini merupakan sunnah yang sangat dianjurkan berdasarkan hadis-hadis sahih tentang doa perjalanan.
2. Bolehkah shalat di pesawat sambil duduk?
Ya, shalat di pesawat sambil duduk diperbolehkan bahkan dianjurkan jika tidak memungkinkan untuk berdiri. Gerakan ruku' dan sujud dapat dilakukan dengan isyarat kepala, dan yang terpenting adalah niat dan khusyuk dalam beribadah meskipun dalam kondisi terbatas.
3. Bagaimana menentukan arah kiblat di pesawat?
Arah kiblat di pesawat dapat ditentukan menggunakan aplikasi kiblat yang dapat bekerja offline. Namun, menurut fikih Islam, jika sulit menentukan arah kiblat yang tepat, yang penting adalah menghadap kiblat saat takbiratul ihram, selebihnya boleh mengikuti arah pesawat.
4. Apakah ada doa khusus saat pesawat take off dan landing?
Saat pesawat take off dan landing, dianjurkan untuk memperbanyak dzikir dan doa, terutama membaca tasbih, tahmid, dan tahlil. Tidak ada doa khusus yang spesifik, namun doa perjalanan umum sangat dianjurkan untuk terus dibaca selama penerbangan.
5. Bagaimana jika takut naik pesawat, apakah ada doa tertentu?
Untuk mengatasi rasa takut naik pesawat, selain membaca doa perjalanan, dapat juga membaca ayat Kursi dan surat-surat pendek dalam Al-Qur'an. Doa mohon ketenangan hati juga sangat dianjurkan: "Rabbana atina fi'd-dunya hasanatan wa fi'l-akhirati hasanatan wa qina 'adhab an-nar."
6. Apakah boleh makan makanan pesawat yang tidak jelas kehalalannya?
Sebaiknya memastikan kehalalan makanan sebelum dikonsumsi. Jika ragu, lebih baik membawa bekal sendiri yang sudah pasti halal. Namun dalam kondisi darurat dan tidak ada alternatif lain, ulama memberikan kemudahan berdasarkan kaidah "al-dharurat tubih al-mahzurat" (kondisi darurat membolehkan yang terlarang).
7. Bagaimana cara wudhu di pesawat jika air terbatas?
Jika air terbatas atau kondisi toilet pesawat tidak memungkinkan untuk wudhu yang sempurna, dapat melakukan tayammum menggunakan debu atau tanah yang halal, atau dalam kondisi sangat terpaksa, dapat menggunakan tisu basah yang mengandung air. Prinsip dalam Islam adalah kemudahan dalam kondisi sulit.