Keutamaan dan Jenis Sholat Malam, Ibadah Sunnah Penuh Berkah

2 days ago 7

Liputan6.com, Jakarta Melakukan sholat malam adalah cara mendekatkan diri kepada Allah sekaligus menenangkan hati setelah seharian beraktivitas. Ibadah ini membantu menjaga konsistensi spiritual dan memperkuat kedekatan dengan Sang Pencipta.

Selain menambah pahala, sholat malam juga menjadi momen introspeksi diri. Dalam kesunyian malam, setiap doa terasa lebih khusyuk dan mampu menumbuhkan rasa syukur serta ikhlas.

Sholat malam tidak hanya bermanfaat secara spiritual, tetapi juga menenangkan jiwa dan raga. Kebiasaan ini dapat meningkatkan ketenangan batin serta memberikan semangat baru untuk menjalani hidup sehari-hari.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang penjelasan lengkap sholat malam.

Hukum Sholat Malam dan Waktu Pelaksanaan

Sholat malam adalah ibadah sholat sunah yang dikerjakan pada rentang waktu antara selesainya sholat isya hingga terbitnya fajar. Ibadah ini dapat dilakukan baik setelah seseorang tidur sebentar maupun sebelum tidur sama sekali.

Menurut para ulama, sholat malam memiliki hukum sunah muakkad yang berarti sangat dianjurkan untuk dilaksanakan karena memiliki banyak keutamaan. Hukum sunah muakkad ini menunjukkan betapa pentingnya sholat malam dalam praktik keagamaan seorang Muslim.

Mengutip kajian yang dipublikasikan di Jurnal Sabilarrasyad Vol. III No. 01 Januari – Juni 2018, sholat sunnah muakad adalah shalat sunnah yang dikuatkan atau shalat sunnah yang selalu dikerjakan Rasulullah dan jarang ditinggalkannya. Sholat ini dianjurkan Rasulullah sehingga Rasulullah sendiri berat untuk meninggalkannya.

Waktu pelaksanaan sholat malam dimulai sejak sholat isya selesai hingga masuknya waktu sholat subuh. Meskipun rentang waktunya cukup panjang, terdapat waktu-waktu tertentu yang dianggap paling utama untuk melaksanakannya.

Sepertiga malam terakhir adalah periode yang paling dianjurkan, karena pada waktu tersebut doa-doa diyakini lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT. Periode sepertiga malam terakhir ini biasanya dimulai sekitar pukul 01.00 dini hari hingga menjelang subuh. Pada saat inilah sebagian besar manusia sedang terlelap, sehingga ibadah yang dilakukan memiliki kekhusyukan dan ketenangan yang lebih mendalam. 

Jenis Sholat Malam

Sholat malam dapat diisi dengan berbagai jenis sholat sunnah yang memiliki tujuan dan keutamaan masing-masing, antara lain:

1. Sholat Tahajud (Qiyamul Lail)

Dilakukan setelah bangun tidur, meskipun tidur hanya sebentar. Minimal dua rakaat, disunahkan ganjil, dan biasanya ditutup dengan sholat Witir. Tahajud termasuk sholat malam yang paling utama karena waktunya yang sunyi dan penuh khusyuk.

Mengutip buku berjudul Mukjizat Sholat Malam For Teens Meraih Spiritualitas Rasulullah (2009) oleh Sallamah Muhammad Abu Al-Kamal, sholat tahajud itu artinya sholat malam setelah tidur sejenak. Orang yang melakukan sholat malam disebut hajid. Jadi bertahajud artinya melakukan sholat sunnah pada malam hari setelah tidur. Semua sholat sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah tidur, dengan demikian, disebut sholat malam atau sholat tahajud (shalattullail)

2. Sholat Witir

Berfungsi sebagai penutup sholat malam, dikerjakan dengan jumlah rakaat ganjil, minimal satu rakaat. Witir dianjurkan untuk menutup rangkaian ibadah malam agar sempurna.

Menurut Muhammad Maskub sebagaimana dikutip dalam kajian skripsi yang dipublikasikan di Digital Library UINSA, sholat sunah witir termasuk shalat malam. Maka tidak boleh dilaksanakan di waktu siang. Witir diartikan ganjil. Maka shalat witir adalah shalat sunah yang jumlahnya atau jumlah rakaatnya ganjil boleh satu rakaat, tiga, lima atau tujuh rakaat dan paling banyak sebelas rakaat.

3. Sholat Tarawih

Khusus dikerjakan selama bulan Ramadhan. Sholat ini memiliki jumlah rakaat tertentu sesuai sunnah dan biasanya dilakukan secara berjamaah di masjid atau sendiri di rumah.

4. Sholat Hajat

Dilaksanakan untuk memohon terkabulnya suatu keinginan atau petunjuk dari Allah SWT. Bisa dikerjakan kapan saja sesuai kebutuhan. Mengutip buku berjudul Kitab Lengkap Panduan Shalat (2017) oleh M. Khalilurrahman Al-Mahfani, dkk. dijelaskan manfaat dan keutamaan sholat hajat yang dijanjikan Allah bukannya tanpa bukti. Beberapa riwayat di masa silam telah cukup menjadi tanda kebenaran tentang khasiat dari amalan ibadah sunnah satu ini.

5. Sholat Istikharah

Dilakukan untuk meminta petunjuk Allah dalam mengambil keputusan penting, agar langkah yang diambil mendapatkan ridha dan kemudahan dari-Nya.

6. Sholat Sunah Wudhu

Dikerjakan setelah berwudhu sebagai ungkapan syukur atas kesempatan beribadah dan membersihkan diri.

7. Sholat Taubat

Dilaksanakan setelah menyadari kesalahan atau dosa sebagai bentuk penyesalan dan permohonan ampunan kepada Allah SWT. Mengutip buku berjudul Shalat Sunnah Hikmah & Tuntunan Praktis (2004) oleh Nasrul Umam Syafi'i dan Lukman Hakim, sholat sunnah taubat adalah shalat yang dilakukan untuk mendapatkan ampunan dari Allah dari dosa-dosa yang telah diperbuat oleh hamba-Nya terhadap Allah SWT. Bertaubat berarti menyesali perbuatan yang telah dilakukannya dan berniat untuk memperbaiki dan untuk tidak mengulanginya lagi.

Keutamaan Sholat Malam

Sholat tahajud termasuk sholat malam. Menurut Rahman (2014) sebagaimana dikutip dalam kajian yang dipublikasikan di Jurnal Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Volume 1, Nomor 6 (2023), menurut Mohammad Sholeh, sholat tahajud memiliki manfaat yang sangat besar bagi psikologis manusia.

Said Sabiq pun menjelaskan bahwa terdapat empat manfaat besar dari sholat tahajud, yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT, menghapuskan berbagai keburukan, mencegah dari perbuatan dosa dan mengusir penyakit.

Melaksanakan sholat malam membawa banyak keutamaan dan manfaat spiritual bagi seorang Muslim, antara lain:

1. Mendekatkan Diri kepada Allah SWT

Sholat malam merupakan kebiasaan para orang saleh yang senantiasa menjaga hubungan dengan Sang Pencipta. Kedekatan ini menghadirkan ketenangan hati dan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.

2. Menghapus Dosa dan Mencegah Maksiat

Dengan rutin melaksanakan sholat malam, seorang hamba dapat membersihkan diri dari kesalahan masa lalu dan terhindar dari perbuatan keji dan mungkar di masa depan, sesuai firman Allah yang menyatakan sholat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.

3. Terkabulnya Doa

Terutama pada sepertiga malam terakhir, waktu sholat malam dianggap sangat mustajab untuk memanjatkan permohonan. Allah SWT berjanji mengabulkan doa hamba-Nya yang bersungguh-sungguh.

4. Diangkatnya Derajat di Sisi Allah

Sholat malam menunjukkan kemuliaan bagi seorang mukmin yang rela mengorbankan waktu tidurnya demi beribadah. Ini juga menjadi salah satu jalan menuju surga dengan selamat.

Tata Cara Umum Sholat Malam

Pelaksanaan sholat malam memiliki tata cara yang dapat diikuti secara umum, antara lain:

1. Niat yang Tulus

Setiap sholat malam diawali dengan niat yang tulus karena Allah SWT. Niat ini menjadi landasan utama agar ibadah diterima dan mendapat pahala maksimal.

2. Memulai dengan Dua Rakaat Ringan

Disunahkan memulai sholat malam dengan dua rakaat yang ringan sebagai pemanasan spiritual sebelum melanjutkan sholat sunnah lainnya. Hal ini membantu menjaga konsistensi dan kekhusyukan.

3. Melanjutkan dengan Sholat Sunnah Lainnya

Setelah rakaat awal, seorang Muslim dapat melanjutkan dengan sholat malam lainnya sesuai kemampuan, seperti sholat Tahajud, sholat Hajat, atau sholat Istikharah. Jumlah rakaat dapat bervariasi sesuai kemampuan dan kesungguhan ibadah.

4.  Sholat Tahajud Minimal Dua Rakaat

Sholat tahajud minimal dua rakaat dan jumlahnya tidak terbatas. Rangkaian sholat ini sebaiknya dilakukan secara tenang, khusyuk, dan penuh penghayatan.

5. Menutup dengan Sholat Witir

Dianjurkan mengakhiri rangkaian sholat malam dengan sholat Witir, minimal satu rakaat, dengan jumlah rakaat ganjil. Witir menjadi penutup sempurna yang menegaskan kekhusyukan ibadah malam.

6. Doa dan Dzikir Setelah Salam

Setelah menyelesaikan sholat malam, disunnahkan membaca doa, dzikir, dan istighfar. Waktu ini menjadi momen terbaik untuk memohon ampunan, keberkahan, dan petunjuk dari Allah SWT.

Sumber:

- Kajian berjudul Peranan Lingkungan Pendidikan dalam Meningkatkan Pengamalan Ibadah Shalat Sunnah Siswa/I di MDTA Arafah KPUM Kelurahan Terjun Medan Marelan dipublikasikan di Sabilarrasyad Vol. III No. 01 Januari – Juni 2018

- Buku berjudul Mukjizat Sholat Malam For Teens Meraih Spiritualitas Rasulullah (2009) oleh Sallamah Muhammad Abu Al-Kamal

- Kajian skripsi berjudul Pemahaman Hadis tentang Waktu Salat Witir dalam Riwayat Imam Abi Dawud No. Indeks 1437 dipublikasikan di situs Digital Library UINSA

- Buku berjudul Kitab Lengkap Panduan Shalat (2017) oleh M. Khalilurrahman Al-Mahfani, dkk.,

- Buku berjudul Shalat Sunnah Hikmah & Tuntunan Praktis (2004) oleh Nasrul Umam Syafi'i dan Lukman Hakim

- Kajian berjudul Analisis Teoritis Mendalam tentang Manfaat Sholat Tahajud terhadap Kesehatan Mental dipublikasikan di Jurnal Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Volume 1, Nomor 6 (2023)

Q & A Seputar Topik

Apa itu sholat malam?

Sholat malam adalah ibadah sunnah yang dikerjakan setelah tidur atau pada waktu malam hari, sebagai upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menambah pahala.

Apa saja jenis sholat malam?

Jenis sholat malam antara lain: Sholat Tahajud, Sholat Witir, Sholat Tarawih (khusus Ramadhan), Sholat Hajat, Sholat Istikharah, Sholat Sunah Wudhu, dan Sholat Taubat.

Berapa minimal rakaat sholat malam?

Minimal dua rakaat untuk sholat Tahajud, dan disunnahkan menutup sholat malam dengan sholat Witir ganjil minimal satu rakaat. Jumlah rakaat sholat lainnya bervariasi sesuai kemampuan.

Apa keutamaan sholat malam?

Keutamaannya meliputi mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, mencegah maksiat, terkabulnya doa, diangkatnya derajat di sisi Allah, dan menjadi salah satu jalan menuju surga.

Bagaimana tata cara umum sholat malam?

Tata cara umumnya diawali dengan niat, memulai dengan dua rakaat ringan, melanjutkan sholat sunnah lainnya, menutup dengan sholat Witir, serta diakhiri doa, dzikir, dan istighfar setelah salam.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |